Saturday, July 19, 2008

Dicekik refill tinta infus

Huh! Saya bener-bener merasa dipermainkan nie, oleh toko tempat saya nginfus printer tiga bulan yang lalu! Emang apa masalahnya sie?

Here the story goes...

Empat hari yang lalu, saya baru nyadar kalo ternyata tangki tinta item printer saya udah sekarat. Nyawanya udah di ujung tanduk. Demi memperpanjang nyawanya, maka saya pergi ke toko tempat masang infusnya dulu, bareng sama temen saya (dia baru mau masang infus).

Di toko, saya menanyakan harga tinta refill infus printer saya. Trus ditanya oleh pelayan tokonya, "tintanya pake merek apa, mas?". Trus saya jawab, "printernya Canon IP1600, merek tinta gimana maksudnya? Dulu saya pasang infusnya disini loh."

"Iya mas, tapi merek tinta yang dipake apa? Good Ink? PrintPal? Blue Print? Atau yang laen?", lanjut si pelayan toko.

Sontak saya bingung, lah wong sejak awalnya saya ga terlalu memperhatikan apalagi mempedulikan merek tinta yang dipasang di infus printer saya. Eh, sekarang malah ditanya mereknya. Trus saya tanya lagi, "harga Good Ink, PrintPal, sama BluePrint berapaan, mas? Yang 100 mililiternya?"

"Kalo Good Ink sama PrintPal, itu yang biasa mas, BluePrint yang bagus, harganya Rp.22500 per-botol isi 100 ml," cerocos si pelayan.

Saya telpon temen saya untuk menanyakan tinta infusnya pake merek apa. Ternyata dia pake PrintPal. Saya tanya lagi, "yang PrintPal berapaan?"

"Dua belas ribu, mas."

"Kalo Good Ink?"

"Kalo Good Ink sama mas, segitu juga harganya. Tapi kita ga jual yang botolan isi 100 ml. Adanya yang 1 Liter."

"Hoh? Satu liter?" Saya sedikit kaget. "Berapa harganya? Emang ga bisa ya beli 100 ml aja?"

"Satu liternya seratus sepuluh ribu. Maaf mas, tapi kita ga jual yang 100 ml."

God! Seratus sepuluh ribu Rupiah! Siiggghhh... Lagian satu liter mah kebanyakan, batin saya. "Kalo misalnya saya refill sama merek tinta laen, semisal BluePrint, bisa ga mas?"

"Bisa aja, tapi tabungnya harus dikuras dulu. Itungannya kena biaya servis. Kalo sembarang refill pake tinta yang ga sejenis ntar printernya kenapa-kenapa, mas" Sahut si pelayan toko.

Saya tanya lagi, "emang biaya servisnya berapa?"

"Lima puluh ribu."

Otak saya mulai buka program kalkulator, servis 50000 ditambah tinta BluePrint yang seratus mili 22500. Jadi totalnya, 72500. Sedangkan Good Ink satu liternya 110000. Duh! Saya jadi bimbang. Akhirnya saya urungkan niat beli tinta refillnya dikarenakan saat itu saya lagi ga ada duit selain itu saya juga masih ragu, tinta infus saya pake merek apa. Lagian kalo saya sembarang refill pake tinta yang ga sejenis, takutnya apa yang dibilangin oleh si pelayan toko itu jadi kenyataan, printernya 'kenapa-kenapa'.

Sepulangnya, pas di kosan, saya bongkar arsip nota pembelanjaan saya, mencari tahu merek tinta yang digunakan ketika memasang infus pertama kali dulu. Jreeng... Ternyata pake tinta Good Ink, yang ga dijual per-100 ml, dan cuma ada yang 1 L. Oh my ghost!

Baru tadi siang, saya lagi bener-bener butuh tinta buat nge-print. Saya muter-muter di toko komputer di seputaran Unila buat nanyain, siapa tau mereka ada yang jual tinta Good Ink yang 100 ml. Ternyata ga ada yang jual! Damn!


Ujung-ujungnya, pikir saya, daripada bimbang, harus ganti merek tinta + biaya servis, atau beli tinta Good Ink satu liter. Enakan saya beli yang satu liter aja. Agak mahal memang, tapi setidaknya bisa dipakai untuk jangka waktu yang lebih lama. Dan saya pun meluncur ke toko tersebut, dengan melarikan motor temen kosan saya. Pulangnya botol satu liter berisi tinta item saya boyong.

Doh! Keluar duit lagi deh. Tinggal ngirit aja sampe akhir bulan :(

Pelajaran yang saya petik, sekaligus bisa jadi pembelajaran buat yang mau pasang infus di printernya; "ketika memasang infus, carilah/mintalah kepada toko untuk menggunakan tinta yang well-known dan mudah didapat serta menyediakan jual 'eceran' (100 ml)."

16 comment(s):

herdianto said...

kenapa gak ganti printer yang lebih mudah dan murah servis-nya aja.

btw, loe beli yg satu liter khan, banyak dong. Besok gw nge-print draft di kost-an loe aja ya drus...kertas gw bawa sendiri

trendy said...

kalo mau nge-print hijrah tempat temen aja biar gratis!
hehehehhe

spitzen ink said...

Uh...ikut berduka cita deh :D....

Sebenarnya, hal itu sangat menyebalkan konsumen, karena saya sebagai toko tinta tidak pernah memberlakukan seperti itu. Untuk tips dan sekedar bertukar pikiran silahkan hubungi kami di www.spitzenindonesia.com

Ade Wilcom said...

kalo ada masalah pasang infus ato servis printer ke tempat kita aja, Wilkom di harco mangga dua.

Blueprint memang lebih mahal tapi barangnya bagus. Baru2 ini malah masuk MURI lagi, sudah cetak 18,000 halaman lebih, printhead tetap ngga bergaris.

Highlighter said...

Special Promo EPSON T 11 + Infusan Rp. 660.000 (Khusus Bandung)
===================================
Khusus yang butuh tinta refill kwalitas tinggi hubungi kami, dicari agent / dealer / toko untuk seluruh wilayah Indonesia, merek yang ditawarkan “HIGHLIGHTER Ink” patented product, dijamin tidak pudar, warna seperti aslinya dan tidak merusak print head, dapat disimpan selama 1 bulan dan tidak membuat printer mampet! money back guarantee & free service apabila head rusak! Retail Price : Rp. 42.900/botol (isi 100ml), harga partai silahkan Tersedia Epson all colour & Canon all colour, hubungi email: isitinta@gmail.com

citrameriandika said...

Saya coba memberi komentar, ini berdasarkan pengalaman pribadi saya. Terus terang saya juga gak begitu mengerti masalah printer infus ini awalnya. Hati-hatilah hal berikut :
1. Printer skr ini sdh diprogram utk kapasitas tertentu, jadi kalo pake printer infus, maka akan melakukan resetter berulang-ulang (-/+30x selama isian botol 100ml). Nah hitung sendiri kalo kita gak bisa resetter sendiri maka harus ketempat servis @20.000x30 =Rp.600.000 ugghh....
2. Tinta tidak bisa diisi lain merek krn warna tdk akan menyatu dan head print bisa rusak (ini yg paling gawat)...
Solusinya
1. Kita harus bisa resetter sendiri hingga irit biaya service, cari aja digoogle cara resetter printer loh, banyak kok dan mudah (gue aja skr udah bisa resetter sendiri)
2. Cari sendiri tinta yg mudah didapat kemudian kuras sendiri, isi sendiri kalau udah bisa resetter itu mudah kok ngurasnya gk perlu biaya service 50rb...
Alhamdulillah skr saya udah tenang bisa menangani mslh printer saya sendiri dan biaya pun yg keluar bisa di irit-irit. semoga bermanfaat

vendy said...

Sebaiknya anda harus sedikit menguasai cara servis printer sistem infus, utk mengetahui cara servis googling aja di internet dan cari artikel2 yg membahas tentang sistem infus

edo said...

emang pasang infus printer bayar berapa sih??

infus printer said...

Sebenarnya pasang infus dengan tidak pasang infus tidak mempengaruhi limit pemakaian printer karena hitungan poinnya dengan banyaknya pemakaian dan banyaknya printer melakukan headcleaning. blinking pasti dialamai semua printer epson dan canon apalagi pemakaiannya banyak

Alas Tengah said...

Sharing pengalaman Tinta Infus
Saat ini saya menggunakan dua printer yaitu Epson R230x dan Epson T60, Keduanya saya pakai tinta yang sudah berkuwalitas Premium Plus/Gold + Formula Anti Buntu, Dan untuk yang R230x sudah menghabiskan tinta sebanyak 3x6 liter tinta dan yang T60 sudah sudah menghabiskan tinta 2x6 liter tinta, sampai saat ini kedua printer saya masih ok alias tidak bergaris ( belum pernah terjadi Clogging / head buntu selama saya menggunakannya)
Awet tidaknya Head printer itu tergantung karakter Tinta yang kita pakai. Padahal tiap harinya saya ngeprint lebih dari 200 lembar full colour tiap harinya.
Terimakasih Semoga bermenfaat..

Alas Tengah said...

Berikut merk tinta yang terbukti tidak merusak Head Printer:

1. Photo Ink Gold premium Plus
2. Sun Gold premium Plus
3. E-print Gold premium Plus
4. Crown Ink Gold premium Plus
5. Pison Ink Gold premium Plus
6. Croot Ink Gold Premium Plus
7. Top Ink Gold premium Plus

Ke tujuh merk tinta di atas sudah betul2 terbukti tidak merusak head printer, juga hasil cetakannya pun sudah sama dengan tinta original.

Catatan:
Produk tinta di atas lebih mahal dari harga tinta yang lain , karena produk tersebut sudah berkuwalitas Gold Premium Plus + Formula Anti Buntu terhadap Head Printer

Frustasi_abis said...

solusi yg lainnya nya kalo ga mau repot2 untuk refill tinta kalian bisa memakai jasa kami untuk mengisi tinta inkjet maupun toner...
kabar baiknya bagi para purchashing atau yang ingin mendapatkan tambahan uang anda bisa mendapatkan pasif income hingga 20% jika memakai produk dari kami...
info selanjutnya bisa menghubungi kami di 02160368886 atau 02195349884
nextprint

Alas Tengah said...

Cara bikin printer Anda Awet dan tidak bergaris2

1. Gunakan Catrid impor jangan yang lokal
2. Gunakan juga tinta yang sudah di campur dengan formula anti seperti CROWN ink PLUS dan SUN premium PLUS
3. Isi tabung infus dengan tinta sebanyal 50 ML saja.
4. Lipat selang infus dengan menggunakan karet tangan
5. Lepaskan karet secara perlahan jika sudah selesai melakukan isi ulang tinta kedalam tabung infus
6. Setelah itu jalankan printer seperti biasanya untuk melakukan print foto maupun text.

Saat ini saya menggunakan printer Epson T60 dan R230x dan keduanya saya pakai buat ngeprint foto 8x10 / 10R sebanyak 350 lembar tiap harinya dan sudah menghabiskan tinta sebanyak 24 Liter dan sampai detik ini belum pernah mengalami cloging / buntu. Dan tinta yang saya gunakan adalah CROWN ink PLUS untuk R230x dan SUN premium PLUS untuk yang T60.

Semoga Membantu
Terms...

imron malay said...

to alas tengah : salam kenal bro, saya mau tanya nih, printer saya epson r230x, saat ini rusak gir untuk scrool (kata reparasi printer) setelah saya tanya dimana2 katanya gak ada yang jual, malahan counter resmi epson di tempat kami (banda aceh, aceh) tidak bisa dipastikan apakah ada barang atau tidak, ada saran gak bro, terima kasih atas jawabannya..

BOY said...

printer gw canon mp287.. gw malah tinta hitam hampir habis, gw nyampur sendiri dari 4 warna CMYK dicampur jadi 1 aman saja. malah tinta hp gw yg gk kepake, gw masukin ke canon juga aman saja.

Anonymous said...

kalau merk tinta.. gw suka SQUID INK, F1 INK, INX, PRINXIA, MIRAGE, E-PRINT, PREMIUMPLUS.